Bandara Tunggul Wulung Gelar Aksi ‘Sapu Bersih’

Jaga Keselamatan Penerbangan, Bandara Tunggul Wulung Gelar Aksi ‘Sapu Bersih’ FOD di Area Sisi Udara

CILACAP, 17 Oktober 2025 – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Tunggul Wulung hari ini melaksanakan kegiatan pembersihan Foreign Object Debris (FOD) atau benda asing di area sisi udara (airside). Langkah proaktif ini dilakukan guna memitigasi risiko kecelakaan dan memastikan operasional penerbangan yang aman dan efisien (Zero Accident).

Kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran personel bandara ini difokuskan pada pembersihan serpihan benda asing di area runway, taxiway, dan apron. Aksi bersih-bersih ini dilaksanakan pada Jumat pagi, 17 Oktober 2025, sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi keselamatan penerbangan sipil. Pembersihan dilakukan dengan metode FOD Walk, di mana para petugas berjalan beriringan menyisir area pergerakan pesawat untuk memungut sampah sekecil apa pun secara manual.

Kepala Kantor UPBU Tunggul Wulung menekankan bahwa keberadaan benda asing sekecil apa pun dapat berakibat fatal bagi mesin pesawat maupun ban.

“Keselamatan penerbangan adalah harga mati dan tidak bisa ditawar. Kegiatan pembersihan FOD hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud komitmen kami dalam memberikan rasa aman bagi maskapai dan penumpang yang mendarat maupun lepas landas dari Cilacap,” ujar Tata Surya, Kepala UPBU Tunggul Wulung.

Dalam pelaksanaannya, puluhan personel yang terdiri dari unit Aviation Security (Avsec), unit PKP-PK, serta staf administrasi berbaris memanjang memenuhi lebar landasan pacu. Mereka bergerak serentak dari ujung landasan hingga area parkir pesawat (apron). Berbagai jenis sampah yang berhasil dikumpulkan antara lain kerikil, potongan plastik, karet, hingga komponen logam kecil yang berpotensi tersedot ke dalam mesin pesawat (ingestion) atau merusak ban.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran (awareness) seluruh komunitas bandara mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja, khususnya di area kritikal penerbangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *